Bahaya Gula Darah Tinggi Karena Kondisi Diabetic Hypersonolar Syndrome

Posted by in Kadar Gula

Sudahkah anda mengetahui apa saja bahaya gula darah tinggi yang disebabkan oleh kondisi Diabetic Hypersonolar Syndrome? Jangan khawatir jika saat ini anda sama sekali tidak mengetahui apa itu kondisi Diabetic Hypersonolar Syndrome. Karena memang kebanyakan penderita penyakit diabetes melitus jarang sekali mengetahui apa itu kondisi DHS. Kondisi DHS biasa dialami oleh mereka yang memiliki kadar gula darah tinggi. Mereka yang mengalami hiperglikemia harus lebih berhati-hati lagi karena mereka berpotensi mengalami kondisi DHS ini.   Apa saja bahaya gula darah tinggi yang disebabkan oleh kondisi DHS ini? pelajari mengenai bahaya dari kondisi DHS tersebut lebih lanjut di sini. Bahaya Gula Darah Tinggi yang Disebabkan Kondisi DHS yang Perlu Anda Ketahui Bagi anda yang saat ini sudah mengalami gejala hiperglikemia, maka anda perlu berhati-hati. Karena anda berpotensi mengalami kondisi DHS yang jauh lebih berbahaya dari hiperglikemia. Kondisi DHS merupakan kondisi seorang penderita diabetes melitus yang memiliki kadar gula darah lebih dari 600 mg/dl. Kadar gula darah yang sangat tinggi tersebut jelas dapat menyebabkan berbagai macam masalah jika tidak diatasi dengan benar. Beberapa penderita penyakit diabetes melitus yang mengalami kondisi DHS ini berpotensi untuk menderita beberapa macam bahaya gula darah tinggi seperti: Kerusakan beberapa organ vital di dalam tubuh Kerusakan organ vital di dalam tubuh sangat sulit dihindari jika anda sampai memiliki kadar gula darah melebihi 600 mg/dl. Karena pada kondisi tersebut, kadar gula darah anda yang terlalu tinggi akan mempengaruhi kekentalan darah. Darah yang terlalu kental akan memaksa beberapa organ penting untuk bekerja lebih keras dari biasanya. Jika dibiarkan dalam waktu lama, organ vital tersebut akan mengalami kerusakan atau penurunan fungsi. Meningkatkan resiko timbulnya penyakit berbahaya lain Tentunya anda sudah mengetahui mengenai komplikasi kronis penyakit diabetes melitus. Komplikasi kronis adalah puncak permasalahan bagi seorang penderita penyakit diabetes melitus. Ketika masalah ini muncul, penderita diabetes melitus harus bersiap-siap untuk menderita berbagai macam penyakit lain seperti penyakit jantung, gagal ginjal, kebutaan, dan juga kerusakan beberapa macam sistem saraf penting di dalam tubuh. Semua bisa terjadi dikarenakan kadar gula darah terlalu tinggi atau bisa dikatakan penderita penyakit diabetes melitus mengalami kondisi DHS. Gejala Seorang Penderita Penyakit Diabetes Melitus yang Mengalami Kondisi DHS Untunglah penderita penyakit diabetes melitus bisa mengetahui apakah mereka sudah mengalami kondisi DHS atau belum melihat dari gejala-gejala yang dirasakan di dalam tubuh. Beberapa penderita penyakit diabetes melitus yang mengalami bahaya gula darah tinggi dikarenakan kondisi DHS ini mengalami beberapa macam gejala seperti: Sering sekali buang air kecil Merasa kehausan Kaki kram Kepala mulai terasa pusing Tubuh lemas Pandangan menjadi kabur Denyut nadi menjadi lebih cepat dari biasanya Jika anda mulai merasakan beberapa macam gejala tersebut, kami sarankan untuk segera melakukan pengecekan di rumah sakit. Jangan sampai terlambat mengatasi kondisi DHS ini dengan obat herbal penyakit diabetes kering karena hal tersebut merupakan...

Read More

Berapa Batas Gula Darah Normal Sebenarnya?

Posted by in Kadar Gula

Banyak sekali orang yang masih belum mengetahui tentang berapa batas gula darah normal. Padahal mengetahui berapa batasan gula darah normal adalah hal yang paling penting jika anda ingin mencegah penyakit diabetes melitus. Batas gula darah normal setelah berpuasa selama 8 jam berada pada 70 sampai 110 mg/dl. Sedangkan setelah mendapatkan asupan glukosa dari makanan kadar gula darah meningkat menjadi 200 mg/dl. Namun demikian kadar gula darah biasanya tidak selalu sama. Kadar gula darah sebelum tidur dan kadar gula darah sepanjang hari tidaklah sama. Terkadang kadar gula darah bisa menurun dan juga meningkat. Hal tersebut sangat wajar. Namun anda perlu waspada jika terjadi peningkatan kadar gula darah secara drastis. Karena hal tersebut merupakan satu peringatan bahwa tubuh anda semakin beresiko menderita penyakit diabetes melitus. Ada banyak sekali hal yang bisa menyebabkan kadar gula darah naik secara drastis. Jika anda ingin mencegah penyakit diabetes melitus maka anda perlu mengetahui juga apa saja faktor yang bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat secara drastis. Jika anda ingin mengetahui apa saja penyebabnya maka anda bisa mendapatkan informasi tersebut di sini. Faktor yang Menyebabkan Kadar Gula Darah Meningkat Lebih dari Batas Gula Darah Normal Dari banyak orang yang menderita penyakit diabetes melitus telah ditemukan beberapa faktor yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara drastis. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat membuat kadar gula darah anda naik secara drastis: Terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung glukosa Salah satu penyebab kadar gula darah meningkat melebihi batas gula darah normal adalah karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung glukosa. Dikarenakan hormon insulin tidak dapat menyebarkan seluruh kandungan glukosa yang ada di dalam tubuh maka kadar glukosa menumpuk di dalam darah. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut maka kemungkinan besar penyakit diabetes melitus tipe 2 bisa menyerang tubuh. Memiliki masalah kelebihan berat badan Kelebihan berat badan atau obesitas juga merupakan faktor yang dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat. Hal ini dikarenakan sel-sel yang ada di dalam tubuh tertutup oleh lemak sehingga reseptor tidak dapat menerima glukosa yang disalurkan oleh hormon insulin. Hal ini juga bisa meningkatkan resiko anda menderita penyakit diabetes melitus tipe 2 jika dibiarkan terus menerus. Kerusakan pada fungsi organ pankreas Peningkatan kadar gula darah di dalam tubuh juga bisa terjadi karena adanya kerusakan fungsi dari organ pankreas. Organ pankreas tidak dapat lagi memproduksi hormon insulin sehingga glukosa tidak dapat disalurkan ke setiap sel. Dalam waktu yang lama, maka glukosa akan menumpuk di dalam darah. Masalah ini bisa meningkatkan resiko munculnya penyakit diabetes melitus tipe 1 jika tidak segera diatasi dari awal. Cara Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Berada Pada Batas Normal Tentunya tidak ada dari anda yang ingin menderita penyakit diabetes melitus. Oleh sebab itu, sebaiknya anda mulai menjaga agar kadar...

Read More

Apakah Penderita Diabetes Melitus Harus Sering Memeriksa Kadar Gula Dalam Darah?

Posted by in Kadar Gula

Selain disiplin mengatur pola makan dan rutin berolahraga, penderita diabetes melitus juga harus rutin mengukur kadar gula dalam darah. Karena dengan sering mengukur kadar gula yang ada di dalam darah dapat membantu mengetahui apakah penyakit diabetes melitus terkontrol dengan baik atau tidak. Selain itu, dengan seringnya mengukur kadar gula dalam darah juga dapat membantu mencegah munculnya masalah komplikasi. Namun sebenarnya seberapa sering seorang penderita diabetes melitus harus memeriksa kadar gula darah mereka? Sebenarnya yang digunakan untuk menentukan seberapa sering seorang penderita diabetes melitus perlu memeriksa kadar gula darah mereka adalah seberapa parah penyakit DM yang dideritanya. Semakin parah penyakit diabetes melitus yang diderita maka penderita harus lebih sering mengetahui berapa kadar gula darahnya. Frekuensi Pengukuran Kadar Gula Dalam Darah Menurut Jenis Penyakit Diabetes Melitus yang Diderita Untuk anda yang saat ini mungkin masih merasa bingung mengenai berapa banyak atau seberapa sering anda harus mengukur kadar gula dalam darah maka anda bisa menggunakan aturan umum berikut ini: Untuk penderita diabetes melitus tipe 1 disarankan untuk melakukan pengukuran kadar gula darah setiap hari. Pengukuran kadar gula darah yang ideal dilakukan 2 sampai 4 kali dalam sehari untuk penderita DM tipe 1. Semua itu dikarenakan penderita DM tipe 1 sangat bergantung dengan suntikan insulin. Oleh sebab itu, untuk mencegah agar jangan sampai penderita benar-benar kekurangan insulin dapat dilakukan dengan mengukur kadar gula darah sesering mungkin. Pada umumnya, waktu yang tepat untuk mengukur kadar gula darah bagi penderita DM tipe 1 adalah sebelum makan, sebelum tidur, dan juga sebelum mendapatkan suntikan insulin. Berbeda dengan penderita DM tipe 1, penderita DM tipe 2 tidak diharuskan memeriksa kadar gula dalam darah setiap hari. Namun jika memungkinkan untuk mengukur kadar gula darah setiap hari jauh lebih baik. Pada umumnya penderita DM tipe 2 disarankan untuk mengukur kadar gula darahnya setiap 2 minggu sekali. Namun hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh penderita DM tipe 2 yang disiplin menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan juga rutin meminum obat yang disarankan oleh dokter. Sampai Kapan Penderita Penyakit Diabetes Melitus Harus Rutin Mengukur Kadar Gula Darah? Kira-kira sampai kapankah penderita penyakit diabetes melitus harus rutin melakukan pengecekan kadar gula darah? Bisa dikatakan penderita penyakit diabetes melitus harus selalu mengecek kadar gula darah seumur hidup terutama penderita penyakit DM tipe 1. Karena hal tersebut merupakan cara paling mudah untuk mencegah agar penyakit DM tidak semakin memperburuk kondisi kesehatan anda.   Anda tidak harus memeriksa kadar gula dalam darah di laboratorium. Anda bisa menggunakan alat khusus untuk mengetahui berapa kadar gula darah...

Read More

Faktor Penyebab Gula Darah Tinggi yang Memicu Penyakit Diabetes Melitus

Posted by in Kadar Gula

Diabetes melitus biasa muncul karena disebabkan oleh gula darah tinggi. Memang bisa dikatakan mengatasi penyakit diabetes melitus tidaklah mudah. Namun sebenarnya, anda bisa mengatasi penyakit diabetes melitus dengan terapi diabetes melitus dan mengetahui terlebih dahulu mengenai apa yang menyebabkan kadar gula di dalam darah tinggi. Gula darah tinggi adalah pemicu awal munculnya penyakit diabetes melitus. Jika anda bisa mencegah meningkatnya kadar gula di dalam darah, maka andapun bisa mengatasi penyakit diabetes melitus dengan lebih mudah. Selain itu, hal tersebut juga dapat membantu anda untuk mencegah munculnya penyakit diabetes melitus.   Penyebab Gula Darah Tinggi Sebenarnya, hanya ada satu hal yang menyebabkan gula darah tinggi. Kadar gula di dalam darah meningkat karena ada masalah dengan insulin di dalam tubuh. Insulin memiliki peranan penting di dalam tubuh. Peranan insulin ini adalah mengalirkan glukosa dari darah ke seluruh sel yang ada di dalam tubuh. Glukosa akan diproses menjadi energi. Namun demikian, jika insulin tidak dapat mengalirkan glukosa dari darah ke seluruh sel dalam tubuh, maka glukosa akan menumpuk di dalam darah. Dalam jangka waktu tertentu, kadar gula di dalam darah akan meningkat. Apa yang menyebabkan insulin tidak dapat mengalirkan glukosa ke seluruh sel yang ada di dalam tubuh? Berikut ini adalah beberapa faktor yang sering menyebabkan insulin tidak dapat bekerja dengan semestinya: Pankreas yang memproduksi insulin mengalami penurunan fungsi. Penyebab utama penyakit diabetes melitus tipe 1 adalah karena penurunan fungsi pankreas dalam memproduksi insulin. Karena pankreas tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang dibutuhkan, maka glukosa tidak sepenuhnya bisa disalurkan ke sel-sel dalam tubuh. Dalam jangka waktu tertentu glukosa menumpuk di darah dan menyebabkan kadar gula darah meningkat. Sel-sel di dalam tubuh kehilangan kemampuan untuk menerima insulin. Dalam hal ini bukan pankreas yang mengalami masalah namun justru sel penerima insulin. Sel-sel yang seharusnya menerima insulin kehilangan kemampuannya. Masalah ini biasanya disebabkan karena terdapatnya lemak yang menutupi reseptor di sel-sel tubuh. Masalah ini sering sekali dialami oleh orang-orang yang memiliki masalah kelebihan berat badan. Menderita penyakit degeneratif. Kadar gula darah juga dapat meningkat karena penyakit degeneratif seperti penyakit jantung dan juga kanker. Oleh sebab itu, banyak sekali orang mengalami komplikasi penyakit jantung dengan penyakit diabetes melitus. Pankreas terjangkit virus. Pankreas juga dapat mengalami masalah dalam memproduksi insulin karena serangan virus. Pankreas yang terjangkit virus juga akan mengalami penurunan dalam memproduksi insulin. Jika hal ini dibiarkan maka kadar gula darah juga akan meningkat. Dengan mengetahui apa saja yang dapat menyebabkan gula darah tinggi tentunya anda menjadi lebih mudah dalam memilih obat penurun kadar gula yang...

Read More