Macam-Macam Gejala Diabetes Melitus yang Penting untuk Diketahui

Posted by in Tanda DM

Di zaman yang sudah serba canggih ini tentu banyak perubahan-perubahan yang di alami oleh masyarakat di seluruh dunia. Tak terkecuali di Negara Indonesia. Dengan berkembangnya zaman, semakin banyak sekali bermunculan penyakit-penyakit berbahaya termasuk gejala diabetes melitus yang akan dibahas secara tuntas di artikel ini Seiring dengan bermunculannya penemuan-penemuan baru yang dapat memanjakan manusia, mulai dari alat-alat canggih, hingga cara menyajikan makanan yang canggih pula. Kecanggihan ini memang sangat bermanfaat untuk mempersingkat waktu, karena tak perlu menunggu waktu lama untuk menyantap makanan yang kita inginkan. Sudah banyak tersedia makanan – makanan cepat saji (fast food) yang di jual di tempat makan. Memang menyantap makanan siap saji bisa mempersingkat waktu. Namun juga bisa memicu timbulnya gejala diabetes melitus bahkan bisa mempersingkat usia Anda. Mengapa bisa demikian? Simak kelanjutannya hanya di artikel ini Makanan Siap Saji Bisa Mempersingkat Usia dan Memicu Timbulnya Gejala Diabetes Melitus. Benarkah? Mungkin sebagian dari Anda adalah penggemar makanan siap saji yang bisa di dapatkan di restaurant atau di jalan-jalan. Tetapi tahukah Anda dampak buruk yang akan terjadi setelahnya? Pasti Anda sudah tahu tetapi Anda hiraukan begitu saja bukan? Fast food disajikan untuk Anda yang terlalu sibuk dengan jadwal-jadwal kerja untuk mempersingkat waktu. Namun fast food juga dapat menjadi pemicu utama timbulnya gejala diabetes melitus dan penyakit kronis lainnya terutama kanker. Cara penyajian yang cepat dan tidak mempedulikan faktor ke higienisan dari makanan itu sendiri yang jadi penyebabnya. Selain itu tidak sedikit fast food yang terbuat dari campuran bahan-bahan kimia berbahaya bagi tubuh. Itulah alasan utamanya mengapa fast food dapat memicu timbulnya gejala diabetes melitus dan mempersingkat usia Anda. Faktor Risiko Timbulnya Penyakit Diabetes yang Harus Diwaspadai Beberapa faktor risiko yang sering di alami penderita diabetes melitus di antaranya: • Untuk penderita diabetes tipe 1, berat badan tiba-tiba menurun tanpa sebab yang pasti. Sedangkan untuk penderita diabetes tipe 2, kelebihan berat badan/obesitas yang menjadi faktor utamanya. • Hipertensi • Kadar kolesterol LDL dan trigliserida tinggi • Berusia lanjut Jika Anda memiliki salah satu atau beberapa faktor risiko diatas, segeralah kunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darah. Agar Anda bisa melakukan penanganan dan pengobatan yang tepat dan sesuai dengan penyakit diabetes Anda. Apa Saja Sih Ciri-Ciri Gejala Diabetes Melitus yang Penting untuk Diketahui? Penyakit diabetes melitus merupakan penyakit yang membunuh pasiennya secara diam-diam (silent killer). Lantas bagaimana cara mengetahui seseorang sedang menderita penyakit diabetes? Penyakit Diabetes dapat di ketahui dari ciri-ciri gejala diabetes melitus yang sering dirasakan oleh sebagian besar orang berikut ini: • Sering buang air kecil • Sering merasa haus • Pandangan mata terganggu (terasa kabur) • Berat badan turun tanpa sebab • Sering mengalami gatal-gatal atau infeksi kulit. Gejala diabetes melitus diatas termasuk tanda-tanda kadar gula darah Anda sedang mengalami peningkatan (tinggi) yang biasa disebut...

Read More

Apa Itu Pre-Diabetes dan Bahayanya Bagi Kesehatan?

Posted by in Tanda DM

Sering sekali kita mendengar mengenai pre-diabetes namun memang masih ada cukup banyak orang yang belum mengetahui hal tersebut secara mendalam. Sebelum seseorang dinyatakan menderita penyakit diabetes melitus, biasanya mereka akan dinyatakan sebagai seorang pre-diabetes. Seseorang yang disebut sebagai pre-diabetes adalah mereka yang memiliki kadar glukosa di dalam darah diatas kadar glukosa normal. Namun demikian, tingginya kadar glukosa atau peningkatan kadar glukosa masih belum mencapai ambang batas untuk dinyatakan sebagai penderita diabetes melitus. Dari hasil penelitian, biasanya seseorang yang dinyatakan sebagai seorang pre-diabetes bisa saja menderita penyakit diabetes melitus dalam kurun waktu 3 hingga 10 tahun. Kurang lebih 11% dari orang-orang yang dinyatakan sebagai pre-diabetes bisa menjadi penderita diabetes melitus tipe 2. Namun masih ada kemungkinan untuk mencegahnya jika anda dapat mendisiplinkan diri. Sudah tahukah anda bahwa seseorang yang dinyatakan sebagai pre-diabetes juga sudah memiliki resiko yang tidak kalah berbahayanya dari penderita diabetes melitus? pelajari apa saja resikonya dan sekaligus dengan bagaimana cara mencegahnya di sini. Resiko yang Bisa Dialami Oleh Pre-Diabetes Meskipun memang pre-diabetes belum pasti berkembang menjadi penyakit diabetes melitus, namun kondisi tersebut tetap menyimpan resiko yang sangat besar. Karena bagaimanapun juga, kadar glukosa di dalam darah yang terlalu tinggi atau diatas batas normal akan memicu munculnya berbagai macam penyakit dan masalah. Untuk anda yang saat ini memang belum dinyatakan menjadi penderita diabetes melitus namun anda sudah memasuki pre-diabetes, maka sebaiknya anda mulai berhati-hati dengan beberapa resiko berikut ini: Terjadinya kerusakan pada sistem sirkulasi darah di dalam tubuh. Tentunya anda sudah mengetahui bahwa tingginya kadar gula darah yang terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama dapat merusak sistem sirkulasi darah. Kadar glukosa yang terlalu tinggi akan merusak dinding dari pembuluh darah. Dan hal tersebut akan memicu terjadinya penumpukan lemak di dinding pembuluh darah. Jika hal tersebut terjadi, maka pembuluh darah akan mulai menyempit. Beresiko menderita penyakit jantung. Sebagai akibat penyempitan pembuluh darah yang sudah sangat fatal, maka penyakit jantung bisa saja muncul kapan saja. Seorang pre-diabetes juga sangat rentan menderita penyakit jantung dan jika hal tersebut sudah terjadi, maka sebaiknya anda lebih waspada. Karena kapan saja anda bisa mengalami serangan jantung. Bagaimana Mencegah Agar Jangan Sampai Menderita Penyakit Diabetes Melitus Sebenarnya, masih belum terlambat untuk anda yang saat ini sudah divonis sebagai pre-diabetes untuk menghambat atau mencegah penyakit berkembang lebih parah lagi. Jika anda mau, anda bisa saja terbebas dari resiko menderita penyakit diabetes melitus tipe 2. Namun sebagai syaratnya, anda harus mau menjalankan beberapa hal berikut ini secara disiplin: Pastikan untuk menjaga dan juga mengontrol pola makan. Karena pola makan yang tidak diatur jelas akan semakin meningkatkan kadar glukosa dan juga kadar lemak di dalam tubuh. Lakukan olahraga dengan teratur sehingga lemak di dalam tubuh dapat dikurangi. Selain itu, dengan rutin melakukan olahraga andapun dapat mengurangi faktor...

Read More

Apakah Ciri Penyakit Gula Selalu Dirasakan Oleh Penderita Diabetes Melitus?

Posted by in Tanda DM

Apakah benar bahwa setiap penderita penyakit diabetes melitus selalu merasakan gejala-gejala yang menjadi ciri penyakit gula? Tidak selamanya memang seorang penderita penyakit DM akan merasakan beberapa gejala tersebut. Sudah ada banyak penderita penyakit DM yang sama sekali tidak merasakan gejala apapun ketika mulai menderita penyakit tersebut. Hal itulah yang menyebabkan banyak orang terlambat mengatasi penyakit DM dengan obat tradisional untuk penyakit gula darah. Namun meskipun penyakit diabetes melitus bisa muncul tanpa menunjukkan gejala apapun, Anda tetap harus waspada dengan beberapa gejala yang menjadi ciri penyakit gula tersebut. Sudahkah anda mengetahui apa saja gejala yang sering muncul ketika seseorang menderita penyakit diabetes melitus tersebut? Untuk anda yang belum mengetahuinya secara pasti, anda bisa membacanya di sini. Beberapa Gejala yang Menjadi Ciri Penyakit Gula Ada beberapa gejala yang sering menjadi ciri penyakit gula. Gejala tersebut dibagi menjadi dua yaitu hiperglikemia dan juga hipoglikemia. Hiperglikemia disebabkan karena adanya kadar gula yang berlebih di dalam darah. Sedangkan hipoglikemia disebabkan karena tubuh kekurangan gula darah. Berikut adalah beberapa gejala yang dialami oleh seseorang yang menderita hiperglikemia: Sering sekali buang air kecil Sering merasa haus Pandangan menjadi kabur Tubuh mengalami penurunan berat badan Kulit sering mengalami gatal-gatal dan juga infeksi Selain waspada dengan beberapa gejala hiperglikemia tersebut, andapun perlu waspada dengan beberapa gejala hipoglikemia berikut ini: Sering merasa lapar Tubuh sering gemetar dan juga berkeringat Sering merasa cemas Kesadaran menurun tanpa sebab yang pasti Apakah ada salah satu gejala yang sudah mulai anda rasakan saat ini? jika anda mulai merasakan beberapa gejala tersebut, maka sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Namun jika anda belum mengalami gejala yang merupakan ciri penyakit gula tersebut, maka jangan kurangi kewaspadaan anda. Karena anda masih memiliki kemungkinan untuk menjadi penderita penyakit diabetes melitus. Adakah cara lain untuk dapat mencegah penyakit diabetes melitus selain waspada dengan beberapa gejala tersebut? Ya, anda bisa mulai mengurangi berbagai macam faktor yang biasanya memicu kemunculan penyakit diabetes melitus. Faktor-Faktor yang Memicu Munculnya Penyakit Diabetes Melitus Inilah beberapa faktor yang perlu anda kurangi jika anda sama sekali tidak ingin menderita karena penyakit diabetes melitus: Umur Penyakit diabetes melitus akan semakin mudah menyerang anda yang sudah berumur lebih dari 40 tahun terutama jika anda sama sekali tidak menjaga kesehatan tubuh. Semua itu dikarenakan semakin tua umur akan mempengaruhi kinerja organ di dalam tubuh. Organ akan mengalami penurunan fungsi dan hal tersebut akan membuat anda menjadi lebih rapuh dari serangan penyakit diabetes melitus. Berat badan Seseorang yang memiliki berat badan berlebih juga memiliki resiko yang cukup tinggi untuk menjadi penderita penyakit diabetes melitus. Hal tersebut dikarenakan berat badan yang berlebih akan meningkatkan kadar lemak di dalam tubuh. Sedangkan lemak yang berlebih akan menutupi reseptor sel sehingga sel akan kesulitan menyerap glukosa. Penyakit hipertensi dan kolesterol Penderita penyakit hipertensi dan...

Read More

Gejala Penyakit Diabetes Melitus yang Paling Sering Dijumpai

Posted by in Tanda DM

Gejala penyakit diabetes melitus memang merupakan satu hal yang perlu diketahui sebagai bekal mencegah penyakit tersebut. Anda tidak akan mampu mencegah penyakit diabetes melitus jika masih belum mengetahui dengan pasti apa saja gejalanya. Oleh karena itu, jika saat ini anda masih belum mengetahui apa saja gejala penyakit diabetes melitus, maka kami sarankan anda untuk mempelajarinya terlebih dahulu di sini. Gejala Penyakit Diabetes Melitus yang Sering Muncul Sebenarnya ada cukup banyak gejala penyakit diabetes melitus. Namun hanya beberapa yang sering muncul. Di sini kami akan membahas mengenai beberapa gejala yang sering muncul tersebut. Penyakit diabetes melitus biasanya muncul dikarenakan ada kelebihan atau kekurangan kadar gula darah di dalam tubuh. Kekurangan kadar gula darah disebut dengan hipoglikemia, sedangkan kelebihan kadar gula darah disebut dengan hiperglikemia. Apa saja gejala yang sering dirasakan oleh seseorang yang mengalami hiperglikemia? Berikut adalah beberapa gejalanya: Sering buang air kecil Sering merasa haus Berat badan mengalami penurunan dan sebabnya tidak jelas Pandangan mata kabur Kulit sering mengalami masalah gatal-gatal dan juga infeksi Selain hiperglikemia, anda juga perlu mengetahui apa saja gejala seseorang yang mengalami hipoglikemia. Berikut adalah beberapa gejalanya: Sering merasa lapar Tubuh sering gemetar Sering berkeringat dan merasa gelisah Tiba-tiba mengalami penurunan kesadaran Hiperglikemia dan juga hipoglikemia merupakan dua gejala penyakit diabetes melitus yang sering sekali muncul. Namun beberapa tahun ini telah ditemukan bahwa penyakit diabetes melitus bisa menyerang tanpa menunjukan gejala tersebut. Oleh karena itu, selain tetap waspada dengan gejala penyakit diabetes melitus seperti hiperglikemia dan hipoglikemia, anda juga sebaiknya mulai mengurangi beberapa faktor yang meningkatkan kemungkinan anda menderita penyakit tersebut. Faktor Penyebab Penyakit Diabetes Melitus Dikarenakan penyakit diabetes melitus bisa saja muncul tanpa menunjukkan gejala apapun, maka andapun perlu mengetahui apa saja faktor penyebab penyakit tersebut untuk memperkecil kemungkinan anda menderita penyakit DM. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko anda menjadi penderita penyakit diabetes melitus: Kelebihan berat badan atau obesitas Perlu anda ketahui bahwa kebanyakan orang yang menderita penyakit diabetes melitus khususnya DM tipe 2 adalah mereka yang memiliki masalah kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan dapat menyebabkan reseptor sel di dalam tubuh kesulitan menerima glukosa. Hal tersebut dikarenakan reseptor sel tertutup oleh lemak. Usia Usia lanjut juga dipercaya sebagai faktor risiko seseorang dapat menderita penyakit diabetes melitus. Karena dengan semakin meningkatnya umur akan mempengaruhi kinerja organ di dalam tubuh. Organ di dalam tubuh akan mengalami penurunan fungsi dengan semakin bertambahnya umur. Untuk itu sebaiknya di usia tua anda semakin meningkatkan olahraga dan mulai disiplin mengatur pola makan anda. Hipertensi Penyakit hipertensi juga merupakan satu faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit DM. Hal tersebut disebabkan karena tingginya tekanan darah akan mempersulit glukosa dialirkan ke seluruh sel yang ada di dalam tubuh. Kolesterol Penderita penyakit kolesterol juga sangat berisiko menderita...

Read More