Setelah Anda mengetahui bermacam – macam komplikasi yang disebabkan oleh diabetes di artikel bagian pertama dan kedua, Di artikel bagian ketiga ini Anda akan banyak mendapat informasi tentang dampak buruk atau negatif yang ditimbulkan oleh penyakit diabetes terhadap kesehatan tubuh dan masalah seksual. Beragam masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh diabetes:

• Merusak organ penting dalam tubuh
• Menimbulkan komplikasi akut dan kronis
• Menyebabkan kebutaan
• Menghilangkan sebagian anggota tubuh karena diamputasi
• Penyebab bersarangnya penyakit kronis
• Menyebabkan kematian

Beberapa keadaan diatas merupakan masalah kesehatan baru yang ditimbulkan oleh diabetes secara umum. Namun diabetes juga dapat menimbulkan hal-hal buruk lainnya terhadap penderita, seperti dibawah ini

Penderita Diabetes Rawan Terkena Penyakit Stroke

Sebenarnya akar permasalahan terletak pada diabetes melitusnya. Alasannya karena diabetes merupakan faktor resiko penyebab munculnya stroke. Bukan hanya diabetes yang menyebabkan stroke, tetapi hipertensi merupakan faktor utama penyebabnya, dan diabetes menempati urutan kedua. Itulah alasan kenapa penderita diabetes rawan terkena stroke.

Khusus bagi penderita diabetes yang mempunyai beberapa faktor-faktor kesehatan tubuh lainnya, seperti:

– Hipertensi
– Obesitas
– Kolesterol LDL tinggi
– Merokok
– Kurang olahraga

Akan sangat rawan terserang penyakit stroke. Sebab semua keadaan diatas memicu munculnya produksi radikal

bebas yang dapat menimbulkan aterosklerosis dan bisa menyebabkan stroke. Bukan hanya itu, diabetes juga mempermudah komplikasi pendarahan pada pembuluh darah otak, yang menyebabkan terjadinya stroke disertai pendarahan.

Kaki Penderita Diabetes Rentan Terluka dan Memborok

Pernyataan diatas memang benar, penderita diabetes sangat rentan terluka dan menjadi borok. Sampai saat ini ada 2 masalah kaki bagi penderita diabetes, yaitu borok dan gangren.
Borok merupakan luka yang diderita diabetesi berbentuk kawah pada kulit atau lapisan lendir yang disebabkan oleh peradangan dan infeksi. Berbeda dengan gangren.

Gangren merupakan keadaan dimana beberapa jaringan mengalami kematian yang disebabkan oleh kehilangan banyak pasokan darah, atau bisa juga karena infeksi yang berakibat pada pembusukan.

Masalah lain yang terjadi pada kaki penderita diabetes disebabkan oleh kerusakan pada syaraf kaki, tidak adanya atau berkurangnya pasokan darah ke kaki dan mengalami cedera.

Bagaimana Ciri-Ciri Penderita Diabetes yang Rawan Mengalami Masalah Kaki?

1. Penderita yang mengalami kerusakan syaraf kaki
2. Adanya penyakit pembuluh darah pada tungkai kaki
3. Mempunyai penyakit ginjal, terutama gagal ginjal kronis
4. Pengendalian kadar gula darah yang buruk
5. Berkurangnya rasa pada kaki (tidak sensitif)

Masalah kaki yang paling sering ditemukan pada diabetesi yaitu adanya kerusakan syaraf tepi di anggota gerak tubuh bagian bawah (kaki dan tungkai). Atau yang biasa disebut neuropati perifer.

Para diabetesi sering mengalami rasa kebas yang mengakibatkan mereka tidak dapat merasakan sakit. Akhirnya mereka tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi. Maka dari itu perawatan kebersihan kaki sangat penting dilakukan.

Tujuannya agar diabetesi dengan luka dikaki terhindar dari infeksi yang dapat menimbulkan borok, bahkan jika tidak dirawat dengan baik akan menjadi gangren dan harus diamputasi.

Ternyata Penderita Diabetes Juga Rawan Mengalami Masalah Seksual

Menurut hasil penelitian, sekitar 3% pria yang mengidap penyakit diabetes melitus mengalami masalah seksual. Mengapa bisa demikian?

Ada beberapa faktor yang akan menjadi penyebabnya:

• Pertama, penderita diabetes yang mengalami masalah seksual tidak dapat mencapai ereksi. Diabetesi sering mengalami gangguan berupa penyakit pada pembuluh darah, misalnya ada tumpukan lemak pada dinding arteri. Saat tumpukan tersebut berkumpul di pembuluh darah penis, proses ereksi menjadi kurang kuat.

Adanya penyempitan pembuluh darah lebih kecil pada penis yang mengakibatkan berkurangnya pasokan darah untuk ereksi dan rusaknya saraf penis serta efek konsumsi obat gula darah tradisional juga mempengaruhi fungsi seksual.

• Kedua, kenyamanan tubuh yang terganggu akibat pengendalian kadar gula yang buruk. Kontrol yang kurang baik juga menimbulkan serangan infeksi yang menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman. Bayang-bayang impotensi juga menyebabkan turunnya hasrat seksual.

• Ketiga, pria penderita diabetes dengan infeksi jamur pada ujung penis juga dapat menurunkan hasrat seksualnya.

Pengaruh Diabetes Terhadap Masalah Seksual Yang Dialami Wanita

Wanita penderita diabetes umumnya mengalami kondisi polycystic ovarian syndrome (POS), dimana terjadi kondisi tidak normal yang ditandai oleh:

• Tidak terjadi ovulasi (keluarnya sel telur dari ovarium)
• Tidak menstruasi/haid
• Tumbuhnya rambut pada bagian tubuh seperti pada pria
• Tidak mampu hamil

Dalam hal ini penurunan berat berpengaruh positif pada resistensi insulin dan intoleransi glukosa. Hal ini juga bisa memulihkan ovulasi dan kesuburan.

Tak hanya diabetesi pria, wanita pun juga rentan terinfeksi terutama infeksi jamur. Jika mengalami infeksi parah, akan menimbulkan rasa sakit yang berakibat pada terganggunya aktivitas seksual.

Upaya penyembuhan yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki pengendalian kadar gula dan penggunaan krim pessaries (obat yang ditempatkan pada vagina). Semoga bermanfaat!