Bagi para penderita diabetes sangatlah penting untuk mengetahui pola makan penderita diabetes melitus yang sehat,tepat dan sesuai untuk kebutuhan tubuhnya. Karena makanan adalah faktor terpenting untuk para penderita diabetes.

Jika penderita diabetes tidak menjaga pola makannya, kondisi kadar gula di dalam tubuh tidak akan dapat terkontrol dengan baik. Berbagai upaya cara mengobati kencing manis secara tradisional pun akan sulit dilakukan dan tidak efektif terhadap tubuh jika tidak di barengi dengan pola makan penderita diabetes melitus yang sehat tepat dan sesuai.

Bagaimana Pola Makan Penderita Diabetes Melitus yang Sehat?

Makanan yang baik untuk penderita diabetes diberikan 3 kali sebagai makanan utama dan 3 kali sebagai makanan antara (kudapan) dengan jarak sekitar 3 jam.

Penderita diabetes harus banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Tetapi hanya buah yang tidak terlalu manis dan sayur yang sesuai.

Buah-buahan yang cocok untuk menjaga pola makan penderita diabetes melitus, diantaranya: Pisang, Pepaya, Kedondong,

Semangka, Apel, Tomat.  Sedangkan untuk sayuran, Bayam, Buncis, Daun Mlinjo, Daun Pepaya, Gambas, Jamur, Kangkung, Kecipir, Kembang Kol.

Apa Boleh Seorang Diabetesi Ngemil Diantara Waktu Makan?

Boleh, tetapi berhati-hatilah memilih camilan agar terhindar dari ledakan kebutuhan insulin. Memang penderita diabetes dianjurkan makan berkali-kali dalam sehari, tetapi dengan porsi sedikit.

Dan disarankan mengemil dengan catatan, camilan yang dipilih tidak membebani pankreas dan berserat tinggi. Penting juga untuk memperhatikan porsi makan, penderita diabetes dianjurkan makan secukupnya, dan berhentilah makan sebelum kenyang.

Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes Melitus

Ada 10 makanan lezat yang baik dikonsumsi untuk menjaga pola makan penderita diabetes melitus. Apa saja makanan lezat tersebut?

•    Selai kacang, Kandungan serat yang terdapat di dalamnya sangat bermanfaat untuk menjaga kestabilan gula darah. Tetapi konsumsi tetap harus dibatasi, mengingat kandungan kalori di dalamnya cukup tinggi. Sebaiknya pilih selai kacang tanpa gula agar Anda dapat memperoleh manfaatnya

•    Cokelat Hitam, Kandungan flavonoidnya yang cukup tinggi bermanfaat untuk menyeimbangkan kadar kolesterol jahat dan baik, sehingga dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Flavonoid juga bermanfaat menstabilkan tekanan darah. Tapi tetap batasi pengonsumsian, dan  sebaiknya pilih dark cokelat yang mengandung gula rendah

•    Salmon, sumber protein bagi diabetesi yang bebas lemak jahat. Kaya akan omega-3 untuk menurunkan resiko penyakit jantung, menurunkan berat badan, mengurangi peradangan, meningkatkan kepekaan sel terhadap insulin dan vitamin D nya bisa menjaga kepadatan tulang dan gigi

•    Tuna, sumber protein bagi diabetesi (bebas lemak jahat). Kandungan lemak baik pada tuna mengandung omega-3 yang berfungsi mengurangi resiko penyakit jantung dan meningkatkan kepekaan sel terhadap insulin

•    Kacang polong, kaya akan serat dan kalsium. Seratnya berguna untuk menstabilkan tekanan darah dan mengurangi resiko kolesterol. Kalsiumnya bermanfaat untuk menurunkan berat badan, ini cocok dikonsumsi untuk diabetesi dengan obesitas.

•    Susu, kaya akan kalsium dan vitamin D yang sangat baik bagi pertumbuhan dan kepadatan tulang. Vitamin D juga berpengaruh mengurangi resiko diabetes pada perempuan hingga 33%. Pilihlah susu yang rendah dan bebas lemak

•    Oats, salah satu sumber karbohidrat yang dibutuhkan penderita diabetes. Mengandung banyak serat yang berfungsi menjaga kestabilan kadar gula darah. Dan bisa menjaga kesehatan jantung

•    Biji Rami, Kandungan Alpha-linolenic Acid (ALA) dan serat yang cukup tinggi, dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula dan menurunkan kolesterol jahat.  ALA juga dapat mengurangi resiko penyakit jantung dan penyakit kardiovaskular lainnya

•    Bawang Putih, Kaya akan potasium yang bermanfaat meningkatkan metabolisme tubuh. Kandungan zinc dan sulfurnya merupakan komponen insulin, sehingga nantinya akan menjaga kestabilan darah.

•    Kenari,  jika dikonsumsi rutin @1 0ns, sama artinya menyumbang 2 gr serat dan 2,6 gr ALA. Yang berfungsi untuk menstabilkan kadar gula. Namun harus dengan pengaturan porsi dan frekuensi makan yang tepat mengingat ia memiliki kandungan kalori.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Penderita Diabetes

•    Sumber Karbohidrat yang Salah, memang penderita diabetes harus tetap mengkonsumsi makanan sumber karbohidrat, hanya saja porsinya harus diperhatikan. Makanan sumber karbohidrat yang harus dihindari, tepung terigu, beras putih, sereal (sedikit kandungan gandum tapi tinggi gula), kentang goreng dan roti berbahan dasar tepung. Mengapa? Sebab banyaknya kandungan zat tepung di dalamnya dan proses pencernaannya tidak berlangsung lama dalam tubuh. Akan mengakibatkan kadar gula melonjak drastis.

•    Sayuran yang Harus Dihindari, sayur kalengan yang ditambahkan sodium,sebab akan memicu resiko tekanan darah tinggi, sayur olahan yang ditambah mentega, keju ataupun saus.

•    Buah yang Harus Dihindari, buah kalengan yang ditambah sirup gula pekat, jus buah buatan pabrik, selai buah dan jelly (kecuali dengan porsi sedikit). Buah yang mengandung gula tinggi sebaiknya dihindari seperti, pisang ambon, durian, klengkeng, kurma, nangka, mangga, rambutan dan duku.

Buah yang kurang dianjurkan (dikonsumsi dengan jumlah sedikit) seperti, semangka, nanas, mangga muda, pisang, pepaya. Buah yang boleh dikonsumsi dalam jumlah sedang seperti, stroberi, apel, jeruk, alpukat.

•    Sumber Protein yang Kurang Tepat, memang protein diperlukan sebagai nutrisi pembangun, tetapi bagi diabetesi harus memilih sumber protein rendah lemak. Proses pengolahan sumber protein juga harus diperhatikan, sebaiknya diabetesi menghindari konsumsi makanan yang digoreng (terutama dengan minyak panas).

Sebaiknya hindari sumber protein berikut, daging babi, daging goreng, iga, tahu dan ikan goreng, keju biasa dan kacang-kacangan yang disajikan menggunakan minyak babi.

•    Susu dan Produk Olahannya, adalah sumber mineral dan protein. Namun tidak semua susu dan produk olahannya boleh dikonsumsi penderita diabetes, sebab ada kandungan gula yang tinggi di dalamnya. Seperti, yoghurt, susu skim, es krim. Sebaiknya pilih eskrim dan yoghurt yang memiliki kandungan gula rendah dan susu yang berlemak rendah.

•    Makanan Berlemak, seperti, minyak babi, mayonnaise, potato dan corn chips, dan salad dressing. Para diabetesi sebaiknya menghindari makanan tersebut, sebab makanan diatas memberikan kalori berlebihan dengan kandungan nutrisi lebih sedikit.

•    Minuman yang Sebaiknya Dihindari, teh manis, minuman bersoda, bir, minuman buah, kopi yang ditambah gula dan krim, minuman berenergi. Karena umumnya minuman kemasan banyak mengandung gula dan karbohidrat dengan kandungan nutrisi sangat rendah. Tujuannya agar kadar gula tetap stabil.

•    Makanan yang Kurang Sehat, Seperti, makanan siap saji (fast food), makanan kaleng dan makanan instan. Sebab terlalu banyak tambahan bahan-bahan pengawet, pemanis, perasa buatan di dalamnya.

Diet Rendah Kalori dan Manfaatnya

Manfaat jangka pendek yang didapat jika melakukan diet rendah kalori:

•    Menurunkan kadar gula darah, gejala-gejala diabetes yang timbul akan mereda dengan jangka waktu beberapa hari atau beberapa minggu saja

•    Penurunan dengan cepat dan pengeluaran glikogen dari dalam hati
Secara umum, Pasokan kalori yang dibatasi dalam jangka panjang dengan melakukan program diet dapat berpengaruh positif,

•    Meningkatkan produksi insulin
•    Meningkatkan kepekaan sel terhadap insulin
•    Menurunkan kadar gula dan menurunkan tekanan darah tinggi secara nyata
•    Mengurangi resiko terjadinya trombosis
•    Mengurangi dengan cepat resiko aterosklerosis

Asupan Karbohidrat yang Baik Untuk Penderita Diabetes

Karbohidrat merupakan sumber energi yang baik bagi tubuh. Tetapi asupan karbohidrat dari jenis tertentu secara berlebih dapat mengakibatkan lonjakan gula darah yang drastis. Seperti karbohidrat sederhana yang terdapat pada nasi dan roti, bisa meningkatkan resiko penyakit diabetes Anda. Maka dari itu, pilihlah jenis karbohidrat yang tepat dan sesuai.

Karbohidrat kompleks adalah jenis dari karbohidrat yang baik digunakan untuk menstabilkan kadar gula.

Sebab ia memerlukan proses pencernaan secara berkali-kali agar dapat diserap tubuh. Berikut makanan sumber karbohidrat kompleks yang dapat dikonsumsi:

•    Beras Merah, terdapat karbohidrat kompleks dan serat di dalamnya. Bermanfaat untuk menjaga kestabilan gula darah. Kandungan protein dan vitamin B nya yang tinggi bisa memenuhi kebutuhan vitamin tubuh dan protein nabati.

•    Beras Hitam, yang dimaksud disini bukan ketan hitam. Karena sangat berbeda manfaatnya. Beras hitam bermanfaat menstabilkan kadar gula. Dengan begitu akan membantu mengurangi resiko penyakit diabetes. jadi jelilah membedakan antara beras hitam dan ketan hitam.

•    Beras Cokelat, merupakan varian dari beras putih yang belum melalui proses penggilingan. Bermanfaat juga untuk menstabilkan kadar gula dalam tubuh.

•    Gandum/ Roti gandum, memiliki kandungan karbohidrat kompleks dan serat juga protein nabati dengan jumlah cukup.  Dalam hal ini fungsi protein nabati adalah sebagai pengganti protein hewani.

Makanan Manis Untuk Penderita Diabetes

Seperti yang diketahui, sebaiknya penderita diabetes tidak menambahkan gula ataupun madu sebagai bahan pemanis makanan atau minuman yang di konsumsi.  Tujuannya untuk menjaga kadar gula tetap stabil. Jika memang penderita diabetes ingin menambahkan pemanis dalam makanan atau minuman yang dikonsumsi sebaiknya pilih pemanis alami, seperti:

•    Gula Aren, melewati proses pembuatan alami tanpa pemanis dan zat tambahan lainnya. Mengandung indeks glikemik rendah dibandingkan gula biasa

•    Gula Stevia, sama seperti gula aren memiliki indeks glikemik rendah dan tidak mengakibatkan lonjakan kadar gula darah jika di konsumsi. Yang terpenting yaitu, gula ini memiliki kandungan serat yang tidak ada pada pemanis lainnya. Penting untuk diketahui: meskipun aman, konsumsi kedua jenis gula ini juga harus dibatasi.

•    Gula alkohol, biasa digunakan pada permen, biskuit, susu dalam kemasan dan makanan manis lainnya. Penggunaannya tidak mengakibatkan lonjakan terhadap kadar gula darah.

Lemak Kawan Atau Lawan?

Lemak di dalam tubuh mencakup kolesterol dan trigliserida yang bisa di dapat dalam makanan yang berasal dari hewan.  Trigliserida biasa ditimbun sebagai lemak dalam tubuh, yang berfungsi memberikan rasa hangat, melindungi organ tubuh dan sebagai sumber energi.

Kolesterol juga ditimbun oleh tubuh dalam kelenjar endoktrin, yaitu adrenal, testis, dan ovarium juga sebagai pembentuk hormon testosteron, kortisol, estrogen. Kolesterol merupakan bahan penting untuk membentuk asam empedu dalam hati.

Jadi, jika trigliserida dan kolesterol dalam tubuh tidak seimbang akan menimbulkan masalah, namun jika trigliserida dan kolesterol seimbang tubuh pun tidak akan mengalami masalah.

Protein Untuk Penderita Diabetes

Asupan protein yang rendah lemak boleh dikonsumsi penderita DM. tetapi tetap dalam porsi yang cukup, tidak berlebihan. Protein yang baik ada pada bahan-bahan nabati seperti, kacang-kacangan dan ikan.

Khusus untuk jenis ikan gunakanlah ikan laut dalam seperti, ikan kakap merah, ikan kembung, ikan kembung layang atau ikan layang. Karena jenis ikan diatas masih alami, sedikit polusi dan yang pasti rendah kolesterol.

Perlu diketahui, hindarilah konsumsi daging merah semacam, daging sapi, daging kambing, dll. Perhatikan juga cara masaknya. Cara masak yang baik, yaitu di rebus, di kukus atau di pepes. Untuk info lebih detailnya simak penjelasan di bawah ini

Cara Masak yang Benar  dan Sehat

Penderita Diabetes sebaiknya memakan makanan yang sehat, alasannya:

•    Makanan sehat bisa membantu menjaga kesehatan dan menjaga agar diabetes tidak makin parah.

•    Makanan sehat bisa membantu Anda terhindar dari komplikasi akibat diabetes melitus

•    Makanan sehat bisa semakin memaksimalkan hasil terapi diabetes melitus dengan Tahitian noni

Namun, apapun bahan makanannya jika tidak diolah atau dimasak secara sehat, makanan tersebut akan menjadi tidak sehat. Sebagai contoh, sayuran kangkung ( sayuran sehat), jika ditumis dengan mentega atau minyak dalam jumlah banyak menjadi tidak sehat lagi.

Atau tempe, jika cara masaknya digoreng akan menjadi tidak sehat. Bahkan keripik tempe itu sangat tidak sehat, sebab mengandung karsinogen dalam jumlah tinggi, dan dapat memicu timbulnya kanker. Ikan kakap merah, merupakan menu makanan sehat. Jika diolah dengan cara digoreng atau dipanggang tetap saja kurang baik bagi kesehatan tubuh.

Cara memasak yang sehat adalah dengan cara di rebus, di kukus, dan di pepes. Alasannya karena protein yang terkena suhu sangat tinggi (digoreng dan panggang), mengandung zat karsinogen yang bisa memicu kanker jika dikonsumsi terus menerus dan dalam jumlah banyak.

Selain itu akan memperburuk kondisi kesehatan penderita diabetes melitus. Jadi menjaga pola makan penderita diabetes melitus yang sehat, tepat dan sesuai sangat penting. Semoga bermanfaat!