Banyak orang beranggapan jika obat gula darah tradisional tidak memiliki manfaat yang pasti. Hanya membesarkan testimoni dan iklan semata. Menawarkan mampu mengatasi sakit gula darah, namun hasilnya dipertanyakan. Anggapan mengenai obat tradisional untuk gula darah tinggi seperti ini bukanlah hal yang mengejutkan. Karena banyak obat tradisional untuk gula darah yang belum diuji secara klinis.

Pentingnya Uji Klinis Obat Gula Darah Tradisional

Banyaknya obat gula darah tradisional yang tidak teruji klinis membuat dokter juga jarang yang menyarankan penggunaan obat tradisional untuk mengatasi sakit gula. Padahal uji klinis memegang peran yang vital, apakah sebuah obat tradisional layak untuk dikonsumsi atau tidak? Apakah juga obat tersebut memiliki khasiat untuk mengatasi sakit gula atau tidak?

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat ditemukan setelah melalui uji klinis.

Patokan Memilih Obat Sakit Gula

Memilih obat gula darah tradisional membutuhkan ketelitian. Jangan sampai anda mendapatkan obat tradisional sakit gula yang abal-abal. Sakit tidak sembuh, malah uang habis. Patokan utama jika anda di Indonesia yaitu adanya izin dari BPOM (Badan Pemeriksa Obat dan Makanan).

Jika sebuah obat tradisional untuk penyakit gula memiliki izin BPOM, berarti obat tersebut benar-benar memiliki khasiat. Buktinya telah diakui oleh lembaga negara yang mengurusi obat-obatan. Anda harus berhati-hati jika menemukan obat tradisional yang tidak terdapat izin dari BPOM, karena disinyalir mengandung bahan-bahan kimia yang berbahaya.

Meskipun sebuah obat gula darah tradisional memiliki izin BPOM, anda patut untuk mengeceknya. Jangan-jangan itu izin BPOM palsu. Untuk mengecek sebuah izin obat tradisional asli atau palsu, anda bisa mengeceknya melalui website BPOM. Gunakan mesin pencari di website BPOM, jika izin obat tradisional tersebut muncul, berarti izin tersebut asli.

Selain itu anda juga harus mengenal lebih jauh mengenai izin BPOM untuk obat tradisional. Jangan sampai obat tradisional dibuat lokal namun dikatakan oleh penjual merupakan buatan luar negeri. Untuk obat tradisional menggunakan label TR dan TI. Jika sebuah obat gula darah tradisional tercantum TR, berarti obat tradisional tersebut dibuat di dalam negeri, sedangkan jika TI artinya dibuat di luar negeri.

Kenapa Tidak Memilih Pengobatan Secara Medis Saja?

Banyak orang yang menghabiskan biaya setiap bulannya hanya untuk berobat ke rumah sakit. Tujuannya jelas, agar sakit gula dapat teratasi. Padahal pengobatan secara medis tidak menyembuhkan sakit gula. Sakit gula atau diabetes adalah kondisi dimana insulin tidak bekerja dengan baik, padahal tugas insulin adalah mengubah gula menjadi energi.

Pengobatan secara medis hanya memberikan tambahan insulin dari luar untuk mengontrol kadar gula darah. Padahal akar masalah dari sakit gula ialah kerusakan sel beta pankreas yang berfungsi menghasilkan insulin.

Tahitian Noni, Obat Tradisional yang Telah Teruji Mengatasi Sakit Gula Favorit Banyak Orang

Kerusakan sel beta pankreas dapat diatasi dengan kandungan Proxeronine. Hal ini telah dibuktikan dalam penelitian di 80 negara. Kandungan tersebut dapat ditemukan pada buah Noni. Buah Noni merupakah buah asli dari Tahitian, sebuah kepulauan yang berada di selatan Prancis.

Kini kandungan tersebut bisa didapatkan dalam Tahitian Noni. Obat gula darah tradisional yang telah memiliki izin dari BPOM dengan nomor POM TI 054 617 361. Bukti manfaatnya yaitu tercantumnya Tahitian Noni dalam Physicians’ Desk Reference (PDR). PDR adalah buku rujukan bagi para dokter dalam menuliskan resep obat.

Klik Link Ini Untuk Tips Mengatasi Penyakit Gula