Apakah Anda sedang mencari informasi tentang penyakit diabetes dan pencegahannya? Jika Ya, tipe diabetes mana yang sedang Anda derita? Apakah diabetes melitus tipe 1, diabetes tipe 2, diabetes gestasional atau diabetes pada lansia?

Jika Anda mengidap salah satu jenis diabetes di atas dan mencari cara untuk mencegah penyakit Anda agar tidak bertambah parah, Anda datang ke Website yang tepat. Mengapa? Karena disini Anda akan mendapatkan informasi tentang macam-macam penyakit diabetes dan pencegahannya secara tuntas.

Pengertian Tentang Penyakit Diabetes Melitus Secara Umum

Diabetes melitus merupakan kelompok penyakit kronis yang ditandai dengan gejala meningkatnya kadar gula darah. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang tidak lagi memiliki hormon insulin atau insulin tidak dapat bekerja secara normal seperti seharusnya.

Hasil penelitian dari World Health Organization pada sekitar tahun 2000, diperkirakan 2,1% penduduk di dunia menderita diabetes. Dan sekitar 60% berada di wilayah Asia. Indonesia sendiri menduduki peringkat ke-4 dengan mayoritas penduduknya menderita diabetes.

Penyakit diabetes ada macam-macam jenisnya. Perbedaan jenis ini berasal dari penyebab dan cara pencegahannya yang berbeda. Apa saja macam – macam penyakit diabetes dan pencegahannya? Berikut beberapa penyakit diabetes melitus dan pencegahannya yang dapat dilakukan.

Macam-Macam Penyakit Diabetes dan Pencegahannya

  • Cara Pencegahan yang Dilakukan Untuk Penyakit Diabetes Tipe 1

Diabetes melitus tipe 1 merupakan penyakit otoimun. Yaitu penyakit yang disebabkan adanya gangguan sistem imun atau kekebalan tubuh yang berujung pada rusaknya pankreas. Tetapi, rusaknya pankreas juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan (genetik) dan infeksi terhadap virus.

Penyakit ini biasanya muncul pada anak-anak dan remaja baik pria maupun wanita. Gejalanya bisa muncul secara dadakan. Pasien tiba-tiba akan koma jika tidak segera mendapatkan pertolongan dengan suntikan insulin.

Pencegahan diabetes melitus tipe 1 dapat dilakukan sedini mungkin. Caranya dengan mengontrol kadar gula darah secara ketat. Jadi sebenarnya sama dengan pengobatan secara intensif.

Di negara-negara maju khususnya untuk negara yang memiliki kasus diabetes tipe 1 yang tinggi, sudah dilakukan tes DNA (gen) pada anak. Jika kemudian ditemukan secara genetik mudah terkena diabetes, Maka akan segera dilakukan vaksinasi.

Tujuannya untuk pencegahan infeksi virus yang dapat merusak organ pankreas. Bisa juga mengkonsumsi obat nicotinamide yang berfungsi sebagai pelindung pankreas. Selain itu juga dilakukan pemberian obat steroid cytotoxic untuk menghambat proses otoimun.

  • Cara Pencegahan yang Dilakukan Untuk Diabetes Tipe 2

Mencegah diabetes melitus tipe 2 lebih mudah dibandingkan diabetes melitus tipe 1. Sebab faktor dan risikonya telah diketahui.

Untuk pencegahan diabetes melitus tipe 2, dapat dilakukan dengan cara mengatur pola makan rendah kalori dan berolahraga secara teratur. Hal ini bertujuan agar berat badan tetap dalam keadaan yang ideal, tidak berlebihan/gemuk (obesitas).

Turunkan BMI (Body Mass Index) hingga mencapai angka 20-25. Yang menyebabkan obesitas dan memicu munculnya penyakit diabetes melitus tipe 2 adalah akumulasi di perut yang biasanya disebut visceral fat.

Dengan menjaga berat badan tetap ideal (tidak obes). Berarti Anda sudah mencegah munculnya penyakit diabetes melitus tipe 2 dan penyakit jantung.

  • Pencegahan yang dilakukan untuk gestasional diabetes

Penyakit diabetes yang satu ini merupakan jenis penyakit gula darah yang menyerang ibu hamil. Untuk pencegahan sebaiknya lakukan pemeriksaan kadar gula darah saat sedang kontrol ke dokter kandungan.

Meskipun tidak mempunyai riwayat diabetes sebelum masa kehamilan,

Namun sebaiknya ibu hamil memeriksakan kadar gulanya pada kehamilan minggu ke-8 sampai ke-10. Karena jika kadar gula darah terkontrol dengan baik, masa kehamilan dan persalinan akan berjalan lancar. Tak akan ada lagi dampak negatif yang akan menyerang ibu maupun janinnya.

  • Pencegahan diabetes pada lansia

Untuk masalah lansia, akan sedikit berbeda cara penanganannya. Sebab kemampuan kerja insulin yang semakin berkurang, maka sebagian besar lansia mengalami gejala nafsu makan yang berkurang pula.

Dampaknya, berat badan pun menurun dan tubuh mengalami rasa lemah. Pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan cara meningkatkan nafsu makan, menggunakan pola makan yang sehat tentunya. Selain itu juga bisa melakukan olahraga yang teratur dan terukur. Untuk itu para lansia sebaiknya secara teratur melakukan kontrol ke dokter.

Nah, sekarang Anda sudah tahu bukan, bahwa penyakit diabetes dan pencegahannya berbeda-beda tergantung pada jenis diabetes yang sedang di derita. Tunggu apalagi? segera lakukan pencegahan sedini mungkin untuk mengurangi risiko dari penyakit diabetes melitus.